Mahasiswa di Bali Jadi Begal Sadis, Korban Digebuki Hingga Bonyok
Entahlah apakah yang berada di kepala M Zainuri F Aqih A. Pemuda 20 tahun yang dengan status untuk mahasiswa salah satunya perguruan tinggi di Bali itu nekat jadi perampok. Sadisnya, dalam memperlancar laganya aktor menganiaya korbannya sampai bonyok.
Alasan Game Slot Begitu Bagus
Senang menganiaya korban namanya Putu Surya Widarma (17), aktor baru merebut barang bernilai korban seperti sepeda motor serta telephone pegang. Direskrimum Polda Bali, Kombes Pol Dodi Rahmawan menerangkan, tindakan keji aktor perampok itu berlangsung di Jalan Tukad Badung, Denpasar, Kamis (24/9/2020) seputar jam 04.00 Wita.
Waktu itu, korban tengah lewat dari Jalan Sidakarya ke arah rumah tinggalnya di Jalan Meduri, Denpasar. Waktu itu, korban seorang diri memakai sepeda motornya.
Waktu ada di Jalan Tukad Badung, korban dipepet oleh aktor. Aktor waktu itu menanyakan ke korban kenapa dia memakai sepeda motor dengan kecepatan tinggi. "Waktu itu korban menjawab pertanyaan aktor dengan menjelaskan jika ia ingin selekasnya datang di dalam rumah sebab cuaca cukup dingin," kata Kombes Dodi di Denpasar, Jumat (2/10/2020).
Aktor yang tinggal di Jalan Puputan Baru Nomor 30, Banjar Merta Gangga, Desa Tegal Kerta, Denpasar Barat minta korban hentikan kendarannya. Demikian korban stop, tanpa ada banyak basa-basi aktor langsung menghajari korban sejadi-jadinya. Mendapatkan gempuran mendadak, korban alami cedera di sekujur badannya.
Korban juga tergeletak di tepi jalan. Tidak stop sampai disana, aktor selanjutnya menyeret korban ke tempat sepi tidak jauh dari TKP (Tempat Peristiwa Kasus). "Dalam tempat itu, korban dicekoki arak. Terduga ini masukkan paksa minuman keras itu ke mulut korban," tuturnya. Tindakan penganiayaan tidak stop sampai disana. Aktor kembali lagi menganiaya korban dengan menyeretnya ke Jalan Ciung Wanara yang memiliki jarak lumayan jauh. Disana, korban kembali lagi alami penganiayaan.
"Terduga selanjutnya merebut HP korban sekalian terus menyiksanya. Kemudian, terduga bawa korban ke Jalan Merdeka, Denpasar. Serta di muka toko jeans, terduga kembali lagi lakukan penganiayaan serta ambil motor korban," tuturnya. Belum senang, terduga kembali lagi membonceng korban memakai motornya mengelilingi teritori Kesiman, Denpasar. Selang beberapa saat aktor kembali lagi bawa korban ke Jalan Tukad Badung.
"Diperjalanan ke TKP pertama itu, ada anggota polisi yang sedang berpatroli curigai aktor yang membonceng korban pada keadaan lunglai. Polisi patroli memerintah mereka stop, tetapi aktor justru menunggangi motor dengan kuat. Sebab ketakutan, aktor selanjutnya turunkan korban dengan paksa serta tergeletak di tepi jalan lantas aktor kabur," papar Kombes Dodi.
Pagi harinya korban langsung memberikan laporan peristiwa itu ke Mapolda Bali. Dari laporan itu, Team Resmob sukses mengenali kendaraan dan kantongi jati diri terduga. Selanjutnya polisi tangkap terduga di konter HP orangtuanya di Desa Tegal Kerta, Denpasar Barta, Rabu 30 September 2020 seputar jam 14.30 Wita.
Waktu dicheck polisi, mahasiswa di salah satunya perguruan tinggi di Denpasar ini akui ambil motor korban tipe Honda Beat DK 6880 ACB yang ditinggal di Jalan Merdeka. Petugas yang lakukan peningkatan mendapatkan kendaraan itu di Hardys Jalan Tukad Pakerisan, Denpasar.
"Sesaat tanda bukti yang lain yang ditangkap dari terduga, yaitu motor yang digunakan membegal korban Honda Vario 125 DK 6156 AP, dompet, smartphone serta uang Rp 1.359.000," tutur perwira dengan melati tiga di bahu ini. Sekarang masalah perampok ini dalam peningkatan faksi kepolisian
